Hingga saat ini, hipertensi dalam kehamilan masih menjadi problem yang belum dapat dipecahkan secara tuntas. Pada dasarnya, kehamilan dan persalinan dapat menaikkan tekanan darah mamil. Akan tetapi, umumnya mamil mengalami kondisi hipertensi primer yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga : Kerja di Jerman

Hipertensi dalam kehamilan dapat merupakan tanda awal dari preeklamsia, yaitu suatu kondisi serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi disertai kenaikan kadar protein di dalam urine dan pembengkakan pada kaki. Selain itu, biasanya juga ditandai dengan gejala lain, seperti: sakit kepala, gangguan penglihatan, muntah, nyeri antara perut dan dada, hingga gangguan kesadaran. Meski begitu, masing masing mamil mengalami gejala yang berlainan. Preeklamsia biasanya terjadi setelah melewati pertengahan masa kehamilan dan beberapa minggu usai melahirkan.

Biasanya hal ini banyak terjadi pada mama muda yang baru pertama kali hamil, mama yang hamil anak kembar, dan mama yang hamil saat usianya di bawah 20 tahun atau di atas 40 tahun. Preeklamsia bisa mengakibatkan kematian bagi mamil dan bayi bila berkembang menjadi eklamsia. Apa itu? eklamsia adalah suatu kondisi hipertensi gawat yang menimbulkan berbagai komplikasi berat, seperti hilangnya penglihatan, pembengkakan otak, kejang, gagal ginjal, edema paru, gangguan pembekuan darah, dan gangguan lain yang dapat berakibat fatal. PENANGANAN: Persiapan sejak awal kehamilan hingga persalinan penting diperhatikan, termasuk kontrol atau periksa kehamilan serta mengikuti saran pengobatan dari dokter. •

Bila mamil mengalami riwayat hipertensi disarankan untuk mengatur pola makan sehingga meminimalisasi terjadinya preeklamsia. Perlu pengaturan konsumsi makanan rendah lemak dan mengurangi konsumsi garam. Selain juga perlu istirahat yang cukup, hindari stres, dan melakukan kontrol/pengawasan kehamilan • Bila tekanan darah mamil mencapai 150/90 sampai 180/110 mm Hg, biasanya dokter menganjurkan untuk mengonsumsi obat antihipertensi. Sedangkan, mamil dengan tekanan darah di atas 180/110 mm Hg (hipertensi berat) butuh perawatan khusus prapersalinan untuk mencegah pembengkakan otak saat persalinan. • Saat persalinan, mamil tak perlu mengejan, karena mengejan dapat meningkatkan tekanan darah. Untuk itu, proses persalinan dapat dilakukan dengan alat bantu forsep atau pilihan lainnya adalah secara sesar.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *