KATEGORI BAHASA Kategori bahasa berlangsung sejak anak lahir hingga usia enam tahun. Selama periode sensitif bahasa, anak peka terhadap suara vokal dan menirunya. Seorang anak manusia akan lebih tertarik pada suara manusia daripada suara lain di lingkungan mereka selama periode ini.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Tanpa stimulasi bahasa di masa sensitif ini, defi sit bahasa yang parah atau keterlambatan bicara bisa terjadi. KATEGORI URUTAN Kategori kedua periode sensitif adalah urutan atau order. Terjadi kira-kira di antara usia satu sampai tiga tahun. Selama periode ini seorang anak belajar menarik kesimpulan dan mengatur informasi untuk memahami lingkungan. Ada empat subkelompok dalam kategori order ini: tata ruang, tatanan sosial, ketertiban sensorik, dan tata duniawi. Jika seorang anak tidak dapat mencapai keterampilan ini di periode sensitif order, mereka biasanya akan mengalami kesulitan dalam penalaran dan pembelajaran.

KATEGORI SENSORIK Kategori ketiga, yaitu keterampilan sensorik (indrawi), terjadi antara momen kelahiran sampai sekitar usia empat tahun. Selama periode ini otak anak dengan cepat berkembang dan menyerap informasi tentang dunia melalui masukan sensorik (melihat, mendengar, meraba, mengecap, mencium). Jika seorang anak tidak menerima informasi sensorik yang cukup selama periode ini, ia mungkin akan mengalami kesulitan dalam membedakan apa rangsangan sensorik yang penting dan tidak.

KATEGORI MOTORIK Periode keempat yang merupakan periode sensitif motorik terjadi saat buah hati kita berusia dua sampai lima tahun. Ditandai dengan perhatiannya pada tugas tertentu. Si kecil senang bila diberikan kepercayaan untuk mengembangkan keterampilan motoriknya. Pada masa ini ia mengalami peningkatan keterampilan motorik, di antaranya mengendalikan gerakangerakan tertentu secara presisi, seperti memegang gelas atau berlari.

KATEGORI SOSIAL Dan periode terakhir, yaitu kategori keterampilan sosial. Fase ini dimulai ketika anak berusia dua setengah sampai lima tahun. Pada rentang usia ini, ia mengarahkan perhatiannya pada perilaku orang dekatnya serta reaksi dari sekelompok orang di sekitarnya. Dalam tahap usia 2-3 tahunan, kita dapat melihat anak-anak mulai bermain bersama meski belum langsung berinteraksi. Baru pada usia berikutnya, ia akan datang dengan ide-ide kreatif ketika bersama teman sebaya sudah bisa melakukan permainan yang koperatif . Penanaman sopan santun, prinsip-prinsip dasar interaksi manusia, dan pertimbangan kepentingan satu sama lain sangat penting dilakukan di periode ini.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *