Wadah Plastik dan Kaca Judi Online yang Praktis dan Aman

Wadah Plastik dan Kaca Judi Online yang Praktis dan Aman Menjelang Hari Raya Idul Fitri ataupun sesudahnya, keluarga di Indonesia umumnya dilanda masalah yang sama. Orang yang membantu mengerjakan tugas sehari-hari di rumah biasanya minta izin pulang kampung. Antrian tugas pun menanti, mulai dari mencuci, menyapu, mengepel, memasak, hingga menyiapkan makanan. Memasak dan menyediakan termasuk yang terpenting sekaligus merepotkan. Bayangkan, di saat persiapan, proses, kemudian menghidangkan hasil makanan, diperlukan wadah. Kalau setiap proses perlu satu wadah, bisa-bisa Anda jadi terjerat dalam kesibukan seputar cuci- mencuci wadah kotor.

Wadah Plastik dan Kaca Judi Online yang Praktis dan Aman

Agar tumpukan piring kotor tidak bertambah, Anda dapat menggunakan wadah-wadah yang dapat digunakan untuk menghangatkan makanan, menyajikan, dan menyimpannya kembali di dalam lemari es. Semur daging yang tidak habis dikonsumsi bisa disimpan di dalam wadah, lalu disimpan di lemari es tanpa harus dipindah lagi. Kemudian, ketika akan dikonsumsi kembali, lauk tersebut bisa dipanaskan menggunakan microwave tanpa harus memindahkannya ke wadah lain. Praktis, kan? Pilih dengan Tanda Gelombang Wadah yang paling banyak digunakan adalah wadah plastik. Plastik memang praktis digunakan sebagai wadah makanan. Namun, kita harus waspada bahwa tidak semua jenis plastik bisa digunakan untuk wadah makanan. Lihat kode di bagian bawah wadah plastik. Wadah plastik yang aman digunakan, baik sekali pakai maupun berulang kali, adalah memiliki kode no 2, 4, dan 5. Wadah plastik berkode 2 (HDPE) terbuat dari high density polyethylene. Walaupun aman untuk makanan, bahan ini sebaiknya hanya sekali pakai saja. Wadah dengan kode 4 (LDPE) dibuat dari low density polyethylene, sementara wadah berlabel no 5 (PP) terbuat dari polypropylene.

Selain harus berkode seperti di atas, pilih wadah yang bertuliskan “BPA Free” atau bebas Bisphenol A, zat yang menurut ilmuwan dapat mengganggu hormon dan berefek merugikan kesehatan. Nah, jika ingin menggunakan plastik untuk menghangatkan makanan, pilih wadah plastik yang bagian bawahnya bertuliskan ”save for microwave” atau biasanya disimbolkan dengan gelombang radiasi. Hal lain yang harus diperhatikan adalah, jangan memanaskan wadah plastik dengan suhu di atas 100°C. Dan, wadah plastik ini tidak boleh diisi air panas karena dikhawatirkan bahan-bahan kimia yang ada di plastik akan larut dan berbahaya bagi kesehatan kita.

Jangan Gunakan Tempered Glass Selain wadah plastik, ada juga wadah berbahan kaca. Selain lebih higienis, makanan juga terlihat cantik ketika disajikan di meja. Menurut Artini Asputri, Public Relations Lock and Lock, salah satu produsen wadah plastik kaca dan kaca untuk makanan, ada 3 jenis material kaca transparan yang bisa digunakan untuk wadah makanan, yaitu heat resistant glass, tempered glass, dan general glass. Anda harus tahu perbedaannya agar tidak keliru ketika membelinya dan menggunakannya. Artini menjelaskan bahwa wadah kaca berbahan tempered glass dan general glass sangat tidak aman digunakan di dalam microwave maupun oven. Kedua jenis kaca tersebut mudah pecah atau retak karena tidak tahan akan perubahan suhu. Sangat berbahaya jika kaca pecah di saat dipanaskan dan serpihannya mengenai makanan.

Sedangkan wadah jenis heat resistant glass adalah wadah mempunyai material kuat dan tahan akan perubahan suhu secara bersamaan. Bahan ini lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan tempered glass. Heat resistant glass dibuat dengan menggunakan bahan boroseal (boron trioxide dan silicon dioxide) yang membuatnya tahan terhadap perubahan suhu, misalnya dari kulkas langsung dipanaskan menggunakan microwave dalam suhu tinggi bahkan pada temperatur 400° C tidak akan pecah. Dengan memilih yang aman sekaligus praktis, Anda dapat menghidangkan dan menyimpan makanan dengan tenang, tanpa perlu terjebak cucian piring yang bertumpuk.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *