Chevrolet Trax Mobil SUV Terbaik Tahun ini

Chevrolet Trax Mobil SUV Terbaik Tahun ini – Sebenarnya kami sudah mencoba Chevrolet Trax, jauh sebelum mobil ini diluncurkan perdana pada gelaran otomotif di Tangerang Selatan Agustus lalu. Tapi meski begitu, sejujurnya kami belum bisa menggambarkan performa dan impresi mobil ini secara utuh, karena keterbatasan area pengetesan. Setelah mendengar kabar atas kesempatan mencoba Chevrolet Trax di area yang memadai, kami pun sangat antusias. Mengapa? Kami amat penasaran akan performa mesin 1.364 cc turbo yang diusung Chevrolet Trax. Apalagi area pengetesan berlokasi di sirkuit Sentul yang jelas cukup bisa “menguak” jati diri mobil ini. Seperti tidak usah lagi berpanjang lebar untuk membahas desain eksterior Chevrolet Trax.

Karena memang setidaknya sudah tiga kali kami membuat tulisan tentang deskripsi Chevrolet Trax. Kesimpulannya menurut kami, Chevrolet Trax menawarkan gaya yang berbeda dengan kompak SUV yang sudah ada di pasaran. Mobil ini yang paling memiliki citra tangguh ala mobil SUV sejati. Mari sekarang kita masuk pada saat yang paling dinanti, yaitu mencoba performa Chevrolet Trax. Seperti dugaan awal kami bahwa mobil ini memiliki performa mesin yang hebat. Karakter tenaga Chevrolet Trax sangat kuat pada putaran bawah.

Hempasan tenaga terasa cukup kuat pada putaran rendah. Asumsi ini ternyata memang didukung oleh fakta teknis Chevrolet Trax yang memiliki torsi sebesar 200 Nm di putaran mesin 1.850 rpm saja. Selain itu rasio gigi pertamanya pun cukup besar yang berimbas pada ringannya mesin dalam memutar gerak roda. Karakter tenaga seperti ini, terlihat menjanjikan dalam hal konsumsi bahan bakar. Dengan catatan, Anda bisa bijak dalam mengemudi. Pada akselerasi pertengahan, mobil ini terasa moderat. Masih menjanjikan, tapi memiliki poin minus yang cukup mengganggu kami. Adalah transmisinya yang terasa tidak cekatan dalam mengkonversi tenaga mesin.

Jika ditilik dari rasio transmisi enam percepatan milik Chevrolet Trax, sebenarnya sudah cukup rapat. Namun entah mengapa, sepertinya sistem torque converter ataupun transmition control module yang terasa kurang sigap. Tersedia mode manual di mobil ini yang sayangnya lagi, penggunaannya kurang menyenangkan. Posisi tombol untuk menaikkan dan menurunkan transmisinya tidak lazim dan tidak ergonomis ketika digunakan. Hal lain yang saat ini bisa dideskripsikan secara utuh adalah handling-nya. Secara mengejutkan, handling-nya cukup baik. Setir terasa cukup akurat, meski bobot setir terasa terlalu ringan yang membuatnya kurang meyakinkan jika harus bermanuver secara cepat. Hal minus juga terasa dari posisi duduknya.

Bagian ujung depan kursi terasa sedikit menjulang, menjadikan posisi kaki sedikit menggantung. Jika berkendara jauh, hal ini mungkin akan menimbulkan problema. Hal menyenangkan hadir ketika meradakan redaman suspensinya. Cukup empuk, dan tidak terasa menghambatnya dalam bermanuver, meski jujur fenomena bodi roll masih sedikit dijumpai. Pada interior, kami tidak menyukai tampilan instrument cluster-nya yang terkesan kurang “sensasional”. Pada tipe LTZ sebagai flagship, fitur entertainment sudah cukup baik. Ada MyLink yang bisa mengkoneksikan berbagai fungsi smartphone via layar head unit. Dengan ftur ini, Anda bisa mengakses foto, koleksi musik dan membuat panggilan telepon. Internet radio pun sudah tersedia. kemudian Ada pula fitur Siri Eyes Free yang terintegerasi dengan fitur voice command mobil. Jadi Anda hanya perlu berbicara untuk mendapatkan informasi apa saja yang diinginkan. Anda Tergoda?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *