KAMI SUDAH BEKERJA SETENGAH MATI

DIREKTUR Utama Perusahaan Listrik Negara Sofyan Basir kembali menjadi sorotan. Kali ini ia dikritik karena keputusannya membatalkan tender proyek listrik yang sedang berjalan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menilai langkah ini berpotensi menghambat laju proyek 35 ribu megawatt yang digeber pemerintah. Sofyan membantah tudingan itu.

”Kami sudah bekerja setengah mati, masak dibilang tidak ada perkembangan?” katanya Rabu pekan lalu. Dijumpai Ayu Prima Sandi, Gustidha Budiartie, dan Praga Utama dari Tempo, bekas bos Bank Rakyat Indonesia ini mengumpulkan semua direktur untuk menjawab kritik yang menghujani PLN. dengan pengadaan tender 10 ribu MW. Lambatnya di mana? Ini proyek kompleks.

Yang dulu saja tidak mudah diselesaikan dan ada yang kami perbaiki. Kami menjadi sorotan karena banyak yang kehilangan keuntungan dengan kebijakan PLN. Kami yakin bisa menyelesaikan proyek asalkan tidak diganggu. Sudah sejauh mana perkembangannya? Sudah ada sekitar 17 ribu MW proyek yang tanda tangan kontrak. Memang belum ada yang memenuhi jadwal pembiayaan (financial closing), tapi memang jangka waktu pembiayaan itu 6-12 bulan setelah kontrak diteken.

Mungkin akhir tahun ini sudah terpenuhi. Tapi, meski belum financial closing, proyek tetap jalan. Kami pantau terus karena tak ingin mendapat investor sampah. Apakah PLN sudah mengkomunikasikan perkembangan ini ke pemerintah? Sudah tiga kali. Kalau ribut lagi, pasti kami nanti dipanggil dan akan melapor.

Kenapa PLN juga membatalkan lelang yang sudah berjalan? Sebagai CEO, jika mengetahui dalam proses itu ada hal yang tidak wajar dan tidak sesuai dengan good corporate governance, apa harus dilanjutkan? Lagi pula tender belum diputuskan pemenangnya. Tapi banyak oknum yang korek-korek info dari bawah, lalu mengganggu kami. PLN bekerja berdasarkan akuntabilitas. Tapi peserta sudah lolos kualifikasi. Artinya kualifikasi mereka tidak ada masalah…. Lelang itu berjenjang. Seleksi awal dilakukan oleh sejumlah tim. Lalu kami menemukan ada yang tidak wajar saat masuk ke direksi.

Lagi pula PLN memiliki kewenangan untuk memutuskan. Apakah alasan pemutusan lelang sudah disampaikan ke pemerintah dan investor? Investor sudah memahami karena ada klausulnya dalam dokumen lelang. Kami tidak memiliki kewajiban melaporkan ke pemerintah. PLN hanya wajib minta persetujuan pemerintah saat penentuan harga. Tapi, karena surat terkait dengan masalah ini sudah ke mana-mana, sudah kami sampaikan dan laporkan ke pemerintah.

Kenapa Komisaris Utama Kuntoro Mangkusubroto mundur dari PLN? Mungkin bisa ditanyakan langsung ke Menteri BUMN. Selama ini kami mengadakan rapat dan berdiskusi sebulan sekali. Tidak pernah ada masalah. Pak Komisaris Utama mengingatkan kami jangan semua proyek diambil Cina. Kami ikuti saran itu. Tapi kewenangannya selama ini dipangkas? Kalau soal itu urusannya Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Mungkin saja beliau mundur karena urusan pribadi. Mengapa PLN belum menyerahkan rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) kepada Menteri Energi? Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati: Sudah kami kirim pada 9 November 2015. Lalu ada ketentuan harus ada porsi 25 persen untuk energi baru dan terbarukan.

Kami kirim ulang pada Januari. Kemudian ada permintaan memasukkan program listrik desa. Pada awal Maret, kami melakukan presentasi di depan stakeholders karena ada wacana untuk memasukkan nuklir. Pembahasan RUPTL dinamis. Akan kami serahkan pada 20 Mei nanti. Tapi harapannya diskusi selesai dan tidak ada perubahan lagi.

Website : kota-bunga.net

Batu Bara Menjadi Masalah Sekarang Orang-Orang

Lagi pula, menurut Sofyan, pembangkit Sumsel 9 dan 10 tidak masuk proyek 35 ribu MW. Perseroan perlu melihat ulang kelayakan proyek ini karena tambahan pasokan dari PLTU di Pulau Jawa direncanakan 23 ribu MW. ”Apakah pasokan listrik dari pembangkit mulut tambang yang rencananya disalurkan melalui interkoneksi JawaSumatera ini dibutuhkan?” ujar Sofyan.

Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati menambahkan, asumsi pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan konsumsi listrik saat ini berbeda dibandingkan dengan situasi saat proyek direncanakan. ”Dulu asumsinya pertumbuhan di Jawa sekitar 8 persen per tahun, ternyata tahun lalu malah cuma 1,2 persen,” katanya. Dari kajian itu diperoleh kesimpulan, asumsi beban puncak tak seperti perkiraan, yakni 29 ribu MW. Kondisi riil hari ini hanya 24 ribu MW.

Nicke menambahkan, harga batu bara mulut tambang lebih mahal dibanding batu bara bukan mulut tambang. Apalagi saat ini batu bara dari Kalimantan ke Jawa jauh lebih murah. ”Jadi, kalau ada pilihan yang lebih murah, siapa pun tentu pilih yang murah,” katanya. Pada Jumat pekan lalu, PLN menyerahkan revisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik 2016-2025 ke Kementerian Energi.

Perusahaan setrum negara ini memutuskan tidak memasukkan proyek pembangkit mulut tambang 9 dan 10 serta transmisi HVDC ke dalam revisi. Rini Soemarno—yang tengah berada di Rusia—tak membantah soal permintaannya mengevaluasi proyek jaringan kabel bawah laut yang direncanakan sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Menurut dia, pada dasarnya Kementerian BUMN tidak melarang proyek tersebut. ”Ini (hanya) penundaan,” kata Rini kepada Arif Zulkifli dari Tempo.

Usul penangguhan ini, menurut dia, menyusul permintaannya kepada Kementerian Energi untuk mengkaji ulang harga patokan batu bara mulut tambang. ”Masak, batu bara mulut tambang lebih mahal daripada batu bara bukan mulut tambang?” ujarnya. Kementerian Energi sebenarnya telah mengubah kebijakan harga batu bara mulut tambang.

Untuk mengurai alotnya negosiasi soal harga antara perusahaan tambang dan perusahaan pembangkit listrik mulut tambang, Kementerian menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 9 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyediaan dan Penetapan Harga Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Mulut Tambang. Diteken Sudirman Said pada 4 April lalu, peraturan itu merevisi kebijakan terdahulu. Kini margin 25 persen dari total biaya produksi menjadi fleksibel, yakni minimal 15 persen dan maksimal 25 persen.

Dengan aturan baru itu, rentang margin ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. Menurut Wakil Ketua Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan (UP3KN) Agung Wicaksono, pada dasarnya pengembangan energi tak melulu memperhatikan aspek keuangan. Ada aspek ketahanan energi dan keberlanjutan pasokan yang perlu diperhatikan.

”Kalau PLTU mulut tambang dan HVDC mahal, tidak bisa begitu saja ditunda,” katanya. Sebab, pasokan batu bara mulut tambang yang berlimpah mendukung ketahanan energi. ”Ini soal menggerakkan ekonomi di luar Jawa agar menyerap tenaga kerja dan Sumatera juga tumbuh,” ujar Agung. Harga batu bara juga terbilang murah.

Studi harga batu bara di pembangkit Musi Banyuasin, misalnya, bisa dipangkas 50 persen menjadi US$ 17,5 sen untuk batu bara kalori 2.800, dari sebelumnya US$ 35 sen. Rahman, pemuda dari Tanjung Lalang, tetap mengharapkan proyek PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 terealisasi. ”Proyek ini bisa mengurangi pengangguran di desa kami,” katanya.

Tempe Penyet Sambal Petis Untuk 5 Porsi

Bahan: 300 gram tempe, dipotong kotak 5 cm 1/2 sendok makan garam 1 sendok teh ketumbar bubuk 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Bumbu halus: 4 butir kemiri, disangrai 3 siung bawang putih 8 butir bawang merah

Bahan sambal petis: 5 buah cabai merah keriting, digoreng 1/4 sendok teh garam 2 siung bawang putih, digoreng 2 sendok makan kecap manis 5 buah cabai rawit merah, digoreng 2 sendok makan petis 1/4 sendok teh gula pasir 25 ml air hangat

Cara membuat: 1. Didihkan santan. Tambahkan bumbu halus. Aduk hingga harum. Tambahkan tempe. Masukkan garam dan ketumbar. Masak hingga bumbu meresap. Dinginkan. 2. Goreng di atas api besar hingga matang. Angkat, tiriskan. 3. Sambal petis bawang putih, uleg, cabai merah, garam, cabai rawit, dan gula pasir. Tambahkan petis, kecap manis, dan air. Aduk rata. 4. Sajikan tempe sete;aj dipenyet di atas sambal.

Rumah Nyaman dengan AC dan Genset dari Jakarta

Penggunaan AC di rumah memang sangat dibutuhkan di musim panas seperti ini. selain karena cuaca yang panas, polusi di kota besar pun juga terus bertambah. Hal ini akan memperburuk kondisi tubuh. Untuk itulah di rumah sebaiknya ada AC dan genset sebagai sumber listrik cadangannya. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset Jakarta yang memberikan harga diskon serta garansi resmi.

Sama seperti air puri­fier keluaran Panasonic, air puri­fier produk Sharp juga dilengkapi dengan fungsi humidi­er untuk mengontrol kelembapan udara di suatu ruang. Alat ini menjaga kelembapan udara di angka normal, yaitu 40%-60% sehingga masalah virus, bakteri, dan jamur pun teratasi. Teknologi yang diunggulkan oleh air puri­fier Sharp Seri KC-D40E adalah ion plasmacluster, yaitu konsentrasi dari ion positif (H+) dan ion negative (O2-) yang tinggi sehingga ion yang terdapat di ruangan akan semakin banyak dan padat yang membuat udara di ruangan menjadi lebih bersih dan sejuk.

“Adapun fungsi ion plasmacluster di antaranya adalah menekan aktivitas allergen atau penyebab alergi, menekan mikroba di udara, menghilangkan bau, dan menghilangkan listrik statis,” Primadani, Product Marketing Plasmacluster PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan. Adanya ­ lter berupa pre-filter, deodorazing ­filter, dan hepafilter, alat ini menyaring debu yang sangat lembut sehingga faktor pemicu alergi pun terkendali.

Tersedia beberapa tipe, yaitu KC-A60, KC-D60, dan KC-D40E dengan harga berkisar Rp3juta-8juta, tergantung luas ruang dan jumlah ion plasmacluster yang dibutuhkan. Daya listrik yang diperlukan maksimal 60watt.

Polutan di Sekitar Kita

Banyak polutan yang tanpa disadari terhirup ketika kita bernapas yang bisa mengganggu kesehatan kita, terutama penderita alergi. • Virus, jamur, atau bakteri yang berada di ruang yang kelembapannya tidak terkontrol. • Bau tak sedap yang berasal dari aktivitas harian di dalam rumah, misalnya keringat manusia, hewan peliharaan, dan asap dapur. • Tungau yang beterbangan di udara. • Serbuk sari dari bunga yang terbawa angin. • Zat kimia berupa pestisida, detergen, zat kimia, dan pembersih lantai.